والصلاة والسلام على اشرف الانبياء والمرسلين وعلى اله وصحبه اجمعين.
Semoga apa yang akan di sampaikan ini ber manfaat Dan dapat di ambil hikmahnya oleh para pembaca budiman
Sebelum itu tidak lupa saya panjatkan do'a kepada Allah SWT agar usaha dan urusan dunia dan akhirat kita di mudahksn.
property="fb:use_automatic_ad_placement" content="enable=true ad_density=default">
Assalamualaikum Wr Wb.
Mohon maaf kepada rekan-rekan senior bukannya untuk menggurui hanya sekedar sharing wacana.. yang tentunya wacana ini tidaklah 100% benar.. saya yang awam ini dengan senang hati dikoreksi demi kebaikan dan kemajuan kita bersama.. terima kasih sebelumnya
Yang jelas hawa napsu itu tidak boleh dihilangkan karena itu merupakan anugrah dari Allah Swt. Manusia menjadi sempurna. Yang ada hawa napsu tiu harus dikendalikan ibarat raga kita itu kereta kuda ditarik dengan 4 ekor kuda (berupa napsu Amarah, Loawah, Sawiah dan Mutmainah) ada sebagai kusir adalah roh idofi (roh suci) yang ditiupkan oleh Allah Swt pada usia bayi 4 bulan di dlm kandungan sang Ibu.
Apabila sang kusir tidak bisa mengendalikan kudanya maka sang kereta akan hancur berantakan terbawa kuda yang 4. Tapi apabila sang kusir bisa mengendaliakan kudanya maka sang kereta akan berlari kencang ditarik 4 ekor kuda mencapai tujuannya yaitu Inalilahi Wainailaihi Rojiun mulih ka jati mulang ka asal (asal air jadi air asal tanah jadi tanah asal angin jadi angin dan asal api jadi api)
Itulah tujuan hidup yang harus kita pelajari melalui gerak sport margaluyu pusat ini
Mohon maaf bila saya salah harap dikoreksi. Maklum masih belajar.
Wassalam.
Sedikit yang saya ketahui saya tulis di bawah ini.
Ilahi anta maksudi waridokal mathlubi.
Wa ufa widu amri ilallah.
========================================================================
Ø Tawasulan ke Nabi Besar Muhammad SAW. Alfatihah 4x
Ø Kirim doa ke Syeh abdul kodir jaelani. Al-fatihah 1x
Ø Ke Jamiis Sohibul Jurus. Al-fatihah 1x
Ø Ke Pangeran Pengampun Cianjur. Al-fatihah 1x
Ø Bis ….. Ya Hayyu, Ya Aliyyu, Ya Maliyyu, Ya Wafiyyu, Ya Waqiyyu, Ya Qowiyyu, Ya Ghoniyyu, Ya Waliyyu, Ya Baqiyyu. Tahan nafas baca 3x
Ø Bacaan permohonan pengaktifan di singkatkan sajaya…? Biar cepet. DOA DALAM BAHASA ARAB........ fa quthi`a dabirul qoumil ladzina zholamu wal hamdu lillahi robbil `alamin, ………………..……........... titik titik aja dah biar singkat LALU KEBAHASA INDONESIA, DOA ARAB DAN INDONESIA JADI SATU DIRANGKUM GK DI TULIS SEMUA. SETELAH DOA ARAP LANGSUNG SAMBUNG KE INDONESA YG BERBUNYI ( asalamu’alaikum ya allah ya rosululoh ya syeh muhiyidin abdul qodir jaelani wakil ke satu pangerang pengampun cianjur kami mohon kepada engkau agar engkau mohonkon ke pada allah semoga badan kami di isi 10 jurus yg berwarna dan bermacam 10 dari keramatnya para wali – wali dan mukjzjatnya para nabi nabi
Ø Kap…. Ha….. Iya….. Ain….. Sod….. 3x tahan napas
Ø Udah ah cape nulisnya….. hihihi… yg jelas puasa 3 hari di mulai dari hari selasa. Shalat hajat, shalat tahajud…. Oh iya lupa mandi dulu.. hihihi… yg jelas ada tatacaranya,,, kata orang tua saya si ini masih orsinil belum ada pengurangan dan penambahan kalimat. Terus waktu saya belajar dulu ada 3 tingkatan yg wiridnya juga beda. Tahap ketiganya bis… Ya Latifu, Ya Khobirrun Ya Zabarun Ya Azizzun Ya Khodirun dan seterusnya ada 9 asma ulhusna yang di baca.
Ø Tahap pertama beres puasa ada yg di amal sebanyak 3000x setelah shalat hajat.
Udah dulu kawan, Mohon maaf jika ada kekurangan dan kelebihan tapi itu yg saya pelahari dulu dari Guru. Yg dia katakana ini katanya masih ORI, sekali lagi mohon maaf buat para senior
=================================================================
Ya Hayyu (yg maha hidup, Ya Aliyyu (yg maha tinggi), Ya Maliyyu (yg maha memenuhi), Ya Wafiyyu (yg maha menepati), Ya Waqiyyu (yg maha melindungi), Ya Qowiyyu (yg maha kuat), Ya Ghoniyyu (yg maha kaya), Ya Waliyyu (yg maha menguasai), Ya Baqiyyu (yg maha abadi).
Tiga asmaul husna tersebut ada 3 yg tidak terdapat dalam asmaul husna yg 99. yaitu Ya Maliyyu, Ya Wafiyyu, Ya Waqiyyu.
tapi ke 3-nya memiliki arti yg sama. & jumlah dari asmaul husna itu sendiri banyak sekali yg bukan terdapat dari asmaul husna yg 99. seperti Ya Hanan, Ya Manan, & Ya Sataru.
========================================================================
Hakekat 10 jurus adalah berkaitan dengan pengendalian hawa nafsu.
Yang saya ingat bahwa
Jurus 1 : mengunci hawa nafsu
Jurus 2 : membanting hawa nafsu
Jurus 3 : mengunci hawa nafsu
========================================================================
Mohon kiranya kami yang awam ini diperbolehkan untuk dapat mengungkapkan sedikit pengetahuan dan pendapat tentang 10 jurus. Berdasar hadist Rasulullah saw yang berbunyi “man ‘arofa nafsahu faqod ‘arofa Robbahu” barangsiapa yang kenal dirinya… sungguh dia telah mengenal Tuhannya. Maka Abah membuat wasilah berupa jurus yang dapat menggali potensi diri yang dengan itu seseorang dapat mengenal lebih dekat siapa dirinya dan siapa Tuhannya. Seperti 10 jurus halusan yang menggambarkan silkus kehidupan manusia (diri kita) :
Jurus 1 : Jurus keupeul Pangeran Pengampun Cianjur : kita yang tadinya tidak ada menjadi ada, setelah acara persaksian/syahadatullah bahwa Allah swt adalah Rabbul’alamin, maka dimulailah oleh kita kehidupan fana ini bermula dari perut (rahim) dengan izin Allah.
Jurus 2 : Jurus teunded Pangeran Kuwarasa : setelah berada di perut seorang Ibu (gambaran jurus 1) maka lahirlah kita ke bumi (gambaran jurus 2) tanpa membawa apa2 (bugil) serta merupakan mahluk yang lemah tanpa mempunyai kehebatan / kesaktian apa2.
Jurus 3 : Jurus dua jeblag Dewi Wungkus Intisari : setelah beranjak dewasa bertebaranlah ia dimuka bumi yang diharapkan dapat menjadi khalifah fil ardh hingga dapat mensejahterakan serta memakmurkan bumi berserta isinya.
Jurus 4 : Jurus dua teunded Pangeran Ari Sitalitali : awal jurus dimulai dari tangan berhimpit menandakan dalam mencari ridhotullah dan rejeki dapat dipastikan akan ada himpitan kehidupan baik bagi si miskin yang tiada punya maupun si kaya yang terkadang tidak dapat menikmati kekayaannya. Ingatlah jangan pernah berputus asa atas rahmat Allah, setiap permasalah pasti ada penyelesaiannya yang harus kita lalui dengan lapang dada dan kesabaran yang seluas samudra (tangan membelah perut membuka ke samping kanan-kiri)
Jurus 5 : Jurus empat potong Pangeran Panglejar Putih : ternyata himpitan kehidupan tidak hanya datang sekali, ia dapat berkali-kali bahkan bertumpuk, maka tengoklah apakah ada solusi terbaik dalam menyelesaikan himpitan tersebut, jika merasa tidak mampu dapat menggunakan alat bantu untuk mencapai citacita yang dimaksud.
Jurus 6 : Jurus potong Susuhunan Mangkurat : adakalanya kita harus mengingat kematian dengan menyadari bahwa kita pasti akan masuk bumi, tiada orang sakti yang jaman dulu terkenal digjaya dari jawara sampai Rasul Allah yang masih hidup sampai sekarang.
Jurus 7 : Jurus giles Pangeran Paralautan Mayaji : mencegah lebih baik daripada mengobati, mungkin istilah ini lebih tepat bagi gambaran jurus 7, apalagi jika kita telah peka untuk dapat mencegah marabahaya yang kemungkinan akan menimpa kita dan lingkungan sekitar kita.
Jurus 8 : Jurus colok Pangeran Awal Akhir : pandanglah hari depan, jangan terpaku ke belakang, ingat janji Allah bahwa setelah kesulitan pasti ada kemudahan, setelah lilitan dan himpitan kehidupan pasti akan ada perubahan yang lebih baik, songsonglah masa depan yang bahagia dengan tetap berikhtiar / usaha dan berdo’a semoga Allah memberikan HikmahNYA. Aamin
Jurus 9 : Jurus liliwatan Pangeran Embah Sunan Kalijaga : dikehidupanpun tidak akan terlepas dari fitnah/gosip/tuduhan palsu dan sebagainya, atasi hal tersebut dengan jurus 9 (meliuk ke kanan dan ke kiri), jangan takut akan fitnah yang menerpa kita, ingatlah bahwa seorang yang bertaqwa hanya takut dan bertawakal hanya kepada Allah swt semata. Insya Allah hidup kita akan semakin tenang, tenteram dan bahagia.
Jurus 10 : Jurus seuseup Wujudullah Syaeun Lillahi Lana wa Lahum : berakhirnya jurus 10 maka berakhir pulalah kehidupan di dunia dengan ditandunya kita oleh orang lain ( tangan terangkat di atas muka dengan wajah tengadah ke langit - gambaran jurus 10), kita akan berakhir bahagia jika bekal amal kita benar2 hanya karena Alloh swt. Ingatlah bahwa kita matipun masih memerlukan orang lain, maka pereratlah silatuRAHIM (kembali ke jurus-1, SIKLUS KEHIDUPAN)
========================================================================
Ketika menggerakkan jurus 1 :
- bersihkan hati seperti bersihnya bayi di dalam rahim (belum ada dosa)
- pasrahkan segala yang terjadi kepada Allah swt. (terkadang energy kita melonjak ketika menggerakkan jurus pembangkit energy ini)
- lawan energy yang timbul dan sempurnakan gerakan jurus / jangan mengikuti arus tenaga (kita harus dapat mengontrol energy, jangan kita yang dikontrol oleh energy)
Ketika menggerakkan jurus 2 :
imaginasikan bahwa kita membuang seluruh penyakit baik penyakit raga, pikiran, jiwa bahkan kebiasaan buruk kita bersama hembusan dan gerakan tangan kita.
Ketika menggerakan jurus 3:
Ketika menarik tangan dan nafas, bayangkan kita menarik rezeki dan energy yang baik
Tolak mara dan energy buruk dengan buang dan dorongan tangan
Ketika menggerakan jurus 4:
Tebarkan selebar dan sejauh mungkin energy yang diusahakan didapat, pilah / pisahkan energy yang tidak selaras (baik untuk memisahkan yang sedang tawuran.. untuk coba awal bias memisahkan kucing berantem dengan jurus ini hehehe.)
Ketika menggerakan jurus 5:
Tarik dan kunci energy yang didapat… (wah ini cocok buat aji pelet putar giling… tapi jangan dicoba2 ah… ntar ngga bisa ngelepasinnya lage)
Ketika menggerakan jurus 6:
Jurus ini sama dengan jurus 2 hanya lebih tajam lagi… kita dapat mengalihkan serangan ghaib lawan yang sangat kuat ke bumi.. ingatlah petirpun akan menjadi netral ketika telah masuk ke dalam tanah/bumi (grounded)
Ketika menggerakan jurus 7:
Jurus ini dapat mencegah maupun menyerang lawan secara metafisik
Ketika menggerakan jurus 8:
Sebaiknya menggunakan jurus ini jika sangat terpaksa karena energy yang dihasilkan sangat tajam menusuk.. bagi yang telah ahli bisa seperti sinar laser (ingat setiap mahluk mempunyai aura yang berupa sinar2 metafisik, makanya para orang suci sering digambari sinar pada kepala atau badannya)
Ketika menggerakan jurus 9:
Untuk mengunci dan membalikkan serangan lawan
Ketika menggerakan jurus 10:
Tawakaltualallah serahkan segala urusan kepada Alloh yang Maha Kuasa. Terkadang orang lain akan acuh (tidak memperdulikan kita / tidak memandang / melihat kita) jika energy jurus 10 ini telah melingkupi tubuh kita walaupun kita ada dekat / berada di hadapannya.
SEKIAN DAN TERIMA KASIH, MOHON MAAF YG SEBESAR BESARNYA BEDA GURU BEDA ILMU BEDA PESANTREN BEDA JUGA TATA CARA. HATUR NUHUN.
========================================================================
Siklus kehidupan di dunia dari Rahim hingga kematiannya dijalani dengan baik (jurus 1 -10), kita masih memerlukan pengayoman (payung) yang hakiki guna menjalani ketenangan dan kebaikan dikehidupan akhirat kelak, dalam hal ini kita membutuhkan Ridho dan Rahmat Allah serta pengayoman syafaat Rasulullah saw. Semoga kita Selamat Dunia – Akhirat.
DZATULLOH,SIFATULLOH,WUJUDULLOH,AF'ALULLOH
seseorang yang telah berilmu harus dapat dan mampu memayungi / mengayomi dirinya sendiri maupun orang lain menghadapi rintangan / cobaan hidup menuju keselamatan dunia – akhirat sesuai tuntutan Allah beserta RasulNya. SAGURU SAELMU ULAH GANGGU....!!!
.
.
.
.
.
No comments:
Post a Comment